Kamis, 04 Februari 2016

BAB I
PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG
Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan jenis-jenis dan peluang-peluang bisnis yang baru di mana transaksi-transaksi bisnis makin banyak dilakukan secara elektronika. Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan perbuatan hukum seperti misalnya melakukan jual-beli. Perkembangan internet memang cepat dan memberi pengaruh signifikan dalam segala aspek kehidupan kita.
Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perbankan. Bank di Indonesia mulai memasuki dunia maya yaitu internet banking atau yang lebih dikenal dengan E-Banking, yang merupakan bentuk layanan perbankan secara elektronik melalui media internet. E-Banking pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perbankan antara pihak bank dan nasabah dengan menggunakan media internet.
Bank BCA sebagai bank yang memiliki jaringan elektronik terbesar dan paling tersebar luas di Indonesia. Dengan jaringan kantor cabang dan ATM BCA yang terhubung secara online di seluruh Indonesia, BCA selalu siap melayani Nasabahnya. BCA bekerja sama dengan lebih dari 34,000 merchant di Indonesia di mana nasabah dapat dengan mudah dan leluasa berbelanja menggunakan fasilitas Debit BCA. Layanan Tunai BCA memungkinkan nasabah melakukan transaksi tarik tunai pada saat berbelanja. Kartu Kredit BCA (BCA Card, JCB BCA, BCA Visa, BCA Mastercard), diterima berjuta-juta merchant di seluruh dunia. Tak kalah penting, dengan menjadi nasabah BCA kita dapat menikmati layanan perbankan non-tunai dengan cepat dan mudah melalui fasilitas BCA by Phone, m-BCA (mobile banking), dan KlikBCA (Internet Banking) seolah-olah kita memiliki ATM pribadi di pesawat telepon, ponsel maupun computer kita.

2.      RUMUSAN MASALAH
2.1       Apa Pengertian E-Banking ?
2.2       Bagaimana topologi e-banking pada Bank BCA
2.3       Apa manfaat penggunaan e-banking pada Bank BCA
2.4       Bagaimana Sistem Keamanan penggunaan e-banking pada Bank BCA ?
2.5       Apa saja metode keamanan pada E-Banking Bank BCA ?
2.6       Keputusan nasabah BCA dalam menggunakan Klik BCA


3.      TUJUAN
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah agar kita mengetahui berbagai macam produk perbankan elektronik yang ada saat ini dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan tentang produk perbankan elekronik terutama hal yang berkaitan dengan mata kuliah yang sedang kita pelajari saat ini yaitu Sistem Informasi Manajemen. Penulis sangat mengharapkan agar Para Nasabah Bank BCA dapat mengetahui berbagai fasilitas yang diberikan oleh Bank BCA


4.      MANFAAT
Dengan ditulisnya makalah ini , semoga dapat memberikan wawasan yang luas kepada para nasabah Bank BCA , bahwa BCA sendiri menyediakan fasilitas yang sangat luar biasa kepada para nasabah nya . Fungsi penggunaannya mirip dengan mesin ATM dimana sarananya saja yang berbeda, seorang nasabah dapat melakukan aktifitas pengecekan saldo rekening, transfer dana antar rekening atau antar bank, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan seperti: listrik, telepon, kartu kredit, dll.
Dengan memanfaatkan e-banking banyak keuntungan yang akan diperoleh nasabah terutama apabila dilihat dari banyaknya waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah memiliki sarana pendukung untuk melakukan layanan e-banking tersebut.
Semakin sering nasabah bertransaksi lewat e-banking, semakin banyak pula fee yang diperoleh bank. Belakangan ini jenis pendapatan nonbunga tumbuh lebih cepat ketimbang pendapatan bunga. Selain itu biaya operasional juga menjadi sangat murah dibandingkan dengan biaya transaksi melalui kantor cabang, biaya di cabang relatif lebih besar karena untuk membayar karyawan, pengamanan, listrik, dan biaya sewa gedung.
Dengan segala manfaat yang bisa didapat melalui e-banking beberapa bank rela menanamkan investasi yang mahal untuk mengembangkan e-banking. Akan tetapi tidak banyak bank yang bisa mengembangkannya karena terbenturnya masalah biaya.


BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian e-banking
Suatu aktivitas transaksi yang berhubungan dengan perbankan, dimana aktivitas tersebut bisa dilakukan di kantor, rumah atau tempat-tempat lainnya dengan menggunakan jaringan internet.
Pada dasarnya internet banking dibuat guna memudahkan kedua belah pihak, antara nasabah dan pihak bank. Berikut ini beberapa manfaat Internet Banking untuk para nasabah dan pihak bank.

2.      Topologi e-banking pada Bank BCA
Arsitektur dari sistem Internet Banking yang aman menggunakan filosofi pengamanan berlapis. Dalam hal ini sistem dibagi menjadi beberapa level (tier). Secara garis besar, sistem dapat dibagi menjadi dua bagian: front-end (yangberhubungan dengan nasabah) dan back-end (yang berhubungan dengan bank). Kedua bagian ini biasanya dipisahkan dengan firewall (bisa sebuah firewall atau beberapa firewall jika dibutuhkan keandalan dan kinerja yang sangat tinggi).
3.      Fungsi Penggunaan e-banking pada Bank BCA
3.1       Fungsi internet banking Klik BCA menurut deskripsi internal
Adanya fasilitas pelayanan Klik BCA merupakan bentuk usaha BCAdalam memberikan efisiensi dan efektivitas serta kebutuhan dari customer , pelayanan itu ditujukan untuk memudahkan transaksi dalam 24 jam dan merasa aman dalam menggunakannya. Klik BCA mempunyai fasilitas menulengkap yang dibutuhkan dalam transaksi nasabah financial atau non financial
3.2       Fungsi Internet Banking Klik BCA Menurut Deskripsi Nasabah Pengguna
Berdasarkan hasil observasi, ditemukan fakta-fakta sebagai berikut :
a. Pemakaian fasilitas Klik BCA oleh nasabah selama ini, belumsepenuhnya optimal. Secara umum, fasilitas Klik BCA hanyadigunakan untuk melihat     histori transaksi dan informasi saldo saja,sedangkan untuk transfer dana masih    menggunakan ATM BCA
b.            Selama menggunakan Klik BCA, sistem internet bankingBCA, beberapa         nasabah tidak mempunyai pengalaman buruk dalammenggunakannya dan tidak
pernah mengalami trouble. Sedangkan,nasabah yang lainnya pernah mengalami kegagalan dalammengoperasikan Klik BCA karena faktor id dan password


5
c. Klik BCA merupakan fasilitas layanan yang praktis karena nasabahtidak perlu         mencetak tanda bukti setiap transaksi tapi hanya perlukoneksi internet untuk mengakses Klik BCA
d.     Nasabah merasa bahwa internet banking Klik BCA sangat mudah dioperasikan         karena langkah-langkah yang ada di Klik BCA mudahuntuk diikuti sehingga nasabah tidak pernah menggunakan demo/tatacara penggunaan internet banking      yang sudah disediakan oleh BCA.Semua informan mengatakan tidak pernah      mengalami kesulitan dalammengoperasikan Klik BCA dan mengaku tidak            pernah menggunademo Klik BCA

3.3      Fungsi Internet Banking Klik BCA Berkaitan dengan Terciptanya Brand    Awareness       BCA dibenak Nasabah BCA sebagai bank swasta mampu bertahan dan bersaing             dengan bank-bank milik negara. BCA selalu berinovasi dalam   pengembangan            produk baru atau fasilitas layanan            dengan tujuan untuk    menciptakan brand      awareness yang kuat bagi konsumen. Brand awareness adalah kemampuan           dariseseorang yang merupakan calon             pembeli (potential buyer)untuk    mengenali( recognize ) atau   menyebutkan   kembali (recall) suatu merek merupakan            bagian dari suatu kategori produk.
           Pengenalan nasabah terhadap adanya Klik BCA, sebagaian besar diperoleh dari penjelasan customer service. Pada saat pertama kali di launching dan menerima penjelasan dari customer service, ada beberapanasabah yang tertarik untuk mendaftar sebagai pengguna Klik BCA. Nasabahmerasa tertarik untuk menggunakan Klik BCA karena merasa yakin dengan sistem keamanan BCA, kemudahan dalam bertransaksi, dan banyaknya yangmenjadi nasabah BCA. Pengetahuan yang diperoleh dari promosi media,dijelaskan sebagai berikut :
a.       Secara umum, nasabah mengetahui adanya fasilitasinternet bankingKlik BCA           dari penjelasan yang diberikan olehcustomer service officers(CSO)BCA. CSO BCA menjelaskan mengenai internet bankingsecara detail , keuntungan            menggunakan internet banking dan langkah-langkah menggunakannya.    Penjelasan yang dilakukan oleh CSO BCA mudah dimengerti. CSO juga menjelaskan keuntungan danpoint-point dariinternet banking serta           keamanannya untuk bertransaksi. CSO menunjukkan dan membagikan brosur           mengenai Klik BCA dan buku panduaninternet bankingKlik BCA.
b.       Nasabah mengetahui melalui iklan dan program di televisi. BCAmemberikan           informasi mengenai produk jasa layanan kepada nasabah dengan mengisi      kolom           komunikasi bisnis di Jawa Pos di setiap edisi hari sabtu.
c.       Nasabah mengetahui fasilitas internet banking melalui rekan dan saudara.     Kebutuhan bisnis nasabah yang mempunyaipartner kerja yang sangat banyak    dan sebagian besar merupakan nasabah BCA sehingga memutuskan untuk         menjadi nasabah dan terdaftar sebagai pengguna internet bankinguntuk        memudahkan dan melancarkan bisnis mereka. Nasabah mengetahui fasilitas internet banking melalui rekan dan saudara. Kebutuhan bisnis nasabah yang   mempunyai partner kerja yang sangat banyak dan sebagian besar merupakan           nasabah BCA sehingga memutuskan untuk menjadi nasabah dan terdaftar     sebagai pengguna internet banking untuk memudahkan dan melancarkan bisnis       mereka.


4.      Sistem Keamanan E-Banking pada Bank BCA
4.1       Confidentiality
Aspek confidentiality memberi jaminan bahwa data-data tidak dapat disadap oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Serangan terhadap aspek ini adalah penyadapan nama account dan PIN dari pengguna Internet Banking. Penyadapan dapat dilakukan pada sisi terminal (komputer) yang digunakan oleh nasabah atau pada Jaringan (network) yang mengantarkan data dari sisi nasabah ke penyedia jasa Internet Banking. Penyadapan di sisi komputer dapat dilakukan dengan memasang program keylogger yang dapat mencatat kunci yang diketikkan oleh pengguna. Penggunaan keylogger ini tidak terpengaruh oleh pengamanan di sisi jaringan karena apa yang diketikkan oleh nasabah (sebelum terenkripsi) tercatat dalam sebuah berkas. Penyadapan di sisi jaringan dapat dilakukan dengan memasang program sniffer yang dapat menyadap data-data yang dikirimkan melalui jaringan Internet. Pengamanan di sisi network dilakukan dengan menggunakan enkripsi. Teknologi yang umum digunakan adalah Secure Socket Layer (SSL) dengan panjang kunci 128 bit.
Pengamanan di sisi komputer yang digunakan nasabah sedikit lebih kompleks. Hal ini disebabkan banyaknya kombinasi dari lingkungan nasabah. Jika nasabah mengakses Internet Banking dari tempat yang dia tidak kenal atau yang meragukan integritasnya seperti misalnya warnet yang tidak jelas, maka kemungkinan penyadapan di sisi terminal dapat terjadi. Untuk itu perlu disosialisasikan untuk memperhatikan tempat dimana nasabah mengakses Internet Banking. Penggunaan key yang berubah-ubah pada setiap sesi transaksi (misalnya dengan menggunakan token generator) dapat menolong. Namun hal ini sering menimbulkan ketidaknyamanan.
Sisi back-end dari bank sendiri harus diamankan dengan menggunakan Virtual Private Network (VPN) antara kantor pusat dan kantor cabang. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya fraud yang dilakukan dari dalam (internal).

4.2            Integrity
 Aspek integrity menjamin integritas data, dimana data tidak boleh berubah atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu cara untuk memproteksi hal ini adalah dengan menggunakan checksum, signature, atau certificate. Mekanisme signature akan dapat mendeteksi adanya perubahan terhadap data. Selain pendeteksian (dengan menggunakan checksum, misalnya) pengamanan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan mekanisme logging (pencatatan) yang ekstensif sehingga jika terjadi masalah dapat dilakukan proses mundur (rollback).

4.3       Authentication
Authentication digunakan untuk meyakinkan orang yang mengakses servis dan juga server (web) yang memberikan servis. Mekanisme yang umum digunakan untuk melakukan authentication di sisi pengguna biasanya terkait dengan:
• Sesuatu yang dimiliki (misalnya kartu ATM, chipcard)
• Sesuatu yang diketahui (misalnya userid, password, PIN, TIN)
• Sesuatu yang menjadi bagian dari kita (misalnya sidik jari, iris mata)
Salah satu kesulitan melakukan authentication adalah biasanya kita hanya menggunakan userid/account number dan password/PIN. Keduanya hanya mencakup satu hal saja (yang diketahui) dan mudah disadap. Pembahasan cara pengamanan hal ini ada pada bagian lain. Sementara itu mekanisme untuk menunjukkan keaslian server (situs) adalah dengan digital certificate. Sering kali hal ini terlupakan dan sudah terjadi kasus di Indonesia dengan situs palsu “kilkbca.com”. Situs palsu akan memiliki sertifikat yang berbeda dengan situs Internet Banking yang asli.

4.4       Non-repudiation
            Aspek nonrepudiation menjamin bahwa jika nasabah melakukan transaksi maka dia tidak dapat menolak telah melakukan transaksi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan digital signature yang diberikan oleh kripto kunci publik (public key cryptosystem). Mekanisme konfirmasi (misal melalui telepon) juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi kasus. Penggunaan logging yang ekstensif juga dapat mendeteksi adanya masalah. Seringkali logging tidak dilakukan secara ekstensif sehingga menyulitkan pelacakan jika terjadi masalah. (Akses dari nomor IP berapa? Terminal yang mana? Jam berapa? Apa saja yang dilakukan?)

4.5       Availability
Aspek availability difokuskan kepada ketersediaan layanan. Jika sebuah bank menggelar layanan Internet Banking dan kemudian tidak dapat menyediakan layanan tersebut ketika dibutuhkan oleh nasabah, maka nasabah akan mempertanyakan keandalannya dan meninggalkan layanan tersebut. Bahkan dapat dimungkinkan nasabah akan pindah ke bank yang dapat memberikan layanan lebih baik. Serangan terhadap availability dikenal dengan istilah Denial of Service (DoS) attack. Sayangnya serangan seperti ini mudah dilakukan di Internet dikarenakan teknologi yang ada saat ini masih menggunakan IP (Internet Protocol) versi 4. Mekanisme pengamanan untuk menjaga ketersediaan layanan antara lain menggunakan backup sites, DoS filter, Intrusion Detection System (IDS), network monitoring, DisasterRecovery Plan (DRP), Business Process Resumption. Istilah-istilah ini memang sering membingungkan (dan menakutkan). Mereka adalah teknik dan mekanisme untuk meningkatkan keandalan.
5.                 Metode Keamanan
       Layanan ini menggunakan beberapa metode keamanan terkini seperti:
a. Penggunaan protokol Hyper Text Transfer Protokol Secure (HTTPS), yang membuat pengiriman data dari server ke ISP dan klien berupa data acak yang terenkripsi.
b. Penggunaan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL) 128 bit, dari Verisign. Dengan SSL inilah, transfer data yang terjadi harus melalui enkripsi SSL pada komunikasi tingkat socket.
c. Penggunaan user ID dan PIN untuk login ke layanan Internet Banking ini.
d. Penggunaan metode time out session, yang menyebabkan bila setelah 10 menit nasabah tidak melakukan aktivitas apapun, akses tidak berlaku lagi.
e. Penggunaan PIN untuk setiap aktivitas perbankan. PIN ini di-generate dari Token PIN.

6.         Keputusan nasabah BCA dalam menggunakan Klik BCA
        Berdasarkan proses keputusan konsumen (James F. Engel, dkk, 1994:32) terdapat langkah-langkah pengambilan bentuk keputusan nasabah dalam penggunaan Klik BCA yaitu : Pengenalan kebutuhan Sebagian besar nasabah BCA tidak ingin mengantri di
teller/counter dan menginginkan fasilitas layanan yang lebih cepat dalam melakukan transaksi perbankan. Nasabah BCA yang sering mobile dan untuk mempermudah kegiatan bisnis/usaha dibutuhkan layanan transaksi yang dapat digunakan dimana saja selama 24 jam. Nasabah membutuhkan fasilitas yang dapat menunjang bisnis/usaha dalam memudahkan bertransaksi agar lebih efisiensi dan tidak harus pergi ke bank.



BAB III
PENUTUP
1.   KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian E-Banking adalah Suatu aktivitas transaksi yang berhubungan dengan perbankan, dimana aktivitas tersebut bisa dilakukan di kantor, rumah atau tempat-tempat lainnya dengan menggunakan jaringan internet. BCA salah satu bank pelopor e-banking di Indonesia. BCA menawarkan produk perbankan elektronik berupa KlikBCA, yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi perbankan melalui komputer dan jaringan internet. KlikBCA dilengkapi dengan security untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan data dan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.
Untuk menambah keamanan pihak bank melengkapi juga dengan KeyBCA, yaitu alat pengaman tambahan untuk lebih mengamankan transaksi finansial di KlikBCA. Alat ini berfungsi untuk mengeluarkan password yang selalu berganti setiap kali melakukan transaksi finansial. Dengan demikian, keamanan nasabah bertransaksi akan makin terjaga.


2.   DAFTAR PUSTAKA








































MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN 
KOMPETITIF


Sistem fisik perusahaan adalah sistem lingkaran tertutup, dalam arti dikendalikan oleh manajemen, menggunakan informasi umpan balik untuk meyakinkan bahwa tujuan-tujuannya tercapai. Perusahaan juga merupakan sistem terbuka, dalam arti berhubungan dengan lingkungannya dan ini aspek-aspeknya tersebut.
Delapan elemen lingkungan:
1. Pemasok
2. Pelanggan
3. Serikat buruh
4. Masyarakat keuangan
5. Pesaing
6. Pemegang saham atau pemilik
7. Pemerintah
8. Masyarakat global

KEUNGGULAN KOMPETITIF
Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalu banyak cara, seperti menyediakan barang dan jasa dengan harga yang murah, menyediakan barang dan jasa yang lebih baik dari pesaing, dan memenuhi kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu. Pada bidang komputer, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan lavarage di pasar. Manajer perusahaan menggunakan sumber daya konseptual maupun sumber daya fisik untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
Sumberdaya informasi
Perusahaan harus mengola sumberdaya tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan. Untuk itu perlu manager khusus yang mengelola jasa informasi. Selama ini ada beberapa istilah yang lazim dikenal. Misalnya CEO (Chief Executif Officer ) adalah orang yang memiliki pengaruh paling kuat dalam operasi perusahaan, dan umumnya memiliki jabatan direktur utama atau ketua dewan direksi. Beberapa istilah lain adalah CFO (Chief Financial Officer) dan COO (Chief Operating Officer). Untuk manajer jasa informasi dikenal istilah CIO (Chief Information Officer) yaitu manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya bukan saja untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan sumberdaya informasi, tetapi juga area operasi perusahaan lainnya.
Seorang manager jasa informasi dapat berperan sebagai chief informasi officer dengan mengikuti saran-saran berikut:
• Sediakan waktu untuk pelatihan bisnis, selain teknologinya.
• Buat kemitraan dengan unit-unit bisnis dan line management; jangan menunggu hingga diundang.
• Focuskan pada perbaikan proses bisnis.
• Jelaskan biaya-biaya IS dalam istilah-istilah bisnis.
• Bangun kepercayaan dengan memberikan jasa IS yang dapat diandalkan.
• Jangan bersifat defensive.
PERENCANAAN STRATEGIS
Fungsi-fungsi ini dilaksanakan dalam urutan yang telah ditentukan, dnegan perencanaan sebabgai dasar semua aktifitas selanjutnya. Perencanaan jangka panjang juga dikenal sebagai perencanaan strategis karena mengidentifikasi tujuan-tujuan yang akan member perusahaan posisi yang paling menguntungkan dalam lingkungannya, serta menentukan strategi-strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
Perencanaan Strategi Fungsional
Suatu pendekatan bagi perencanaan fungsional adalah bahwa tiap bidang menetaokan rencananya sendiri terlepas dari yang lain. Namun, pendekatan ini tidak menjamin bahwa bidang-bidang tersebut akan bekerja sama sebagai rangkaian subsistem yang terpadu.

PERENCANAAN STRATEGIS SUMBER DAYA INFORMASI
Selama beberapa tahun terakhir, jasa informasi mungkin telah mencurahkan lebih banyak perhataian pada perencanaan strategis daripada sebagian besar bidang yang lain. Istilah untuk menggambarkan aktivitas ini awalnya adalah transformasi kumpulan strategi.

Transformasi Kumpulan Strategi
Ketika jasa informasi mulai mngembangkan rencana-rencana strategis, pendekatan yang dianjurkan adalah mendasarkan rencana tersebut sepenuhnya pada tujuan strategis perusahaan, yang diistilahkan dengan kumpulan strategi organisasi.
Kekurangan dasar dalam transformasi kumpulan strategi adalah kenyataan bahwa bidang-bidang fungsional tidak selalu memiliki sumber daya untuk menjamin tercapainya tujuan strategis perusahaan. Namun, pendekatan ini masih dipakai bahkan oleh perusahaan-perusahaan yang sangat berhasil.
Kumpulan strategi Kumpulan strategi
Organisasi SIM
Pendekatan SPIR
Solusi untuk masalah tidak memadainya sumberdaya informasi adalah “perencanaan strategis sumberdaya informasi” (strategic planning for information resources – SPIR), saat perusahaan menerapkan SPIR, rencana strategis untuk jasa informasi dan rencana untuk perusahaan dikembangkan secara bersamaan.
Isi rencana strategis sumberdaya informasi
End-user computing sebagai masalah strategis
Tidak semua orang yang ikut dalam EUC memilki tingkat pengetahuan computer yang sama. Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi 4 : pemakai akhir tingkat menu (Menu-level end-users), pemakai akhir tingkat perintah (command-level end-users), programmer pemakai akhir (End-user programmers), dan personil pendukung fungsional (functional support personnel).
Jenis-jenis aplikasi pemakai akhir
Sebagian besar aplikasi end-iser computing dibatasi pada:
• System pendukung kepoutusan yang relative mudah (relatively easy DSS).
• Aplikasi otomatisasi kantor yang memenuhi kebutuhan perseorangan.
Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan: apliksi SIM & SIA, DSS yang kompleks, apliksi OA yang memenuhi organisasional dan sistem pakar.
Manfaat End-user computing
• Pemindahan beban kerja.
• Kesenjangan komunikasi.
Resiko End-User Computing
• System yang buruk sasarannya.
• System yang buruk rancangan dan dokumentasinya.
• Penggunaan sumberdaya informasi yang tidak efisien.
• Hilangnya integritas data.
• Hilangnya keamanan.

Model IRM
Kondisi-kondisi IRM yang diperlukan tersebut tidak berada terpisah tetapi bekerja sama secara terkoordinasi.
1.  Lingkungan perusahaan. Delapan elemen lingkungan memberikan latar belakang untuk mencapai kenunggulan kompetitif. Para eksekutif menyadari perlunya mengelola arus sumber daya sebagai cara untuk memenuhi sejumlah kebutuhan elemen-elemen lingkungan dalam pasar yang kompetitif.
2.  Eksekutif perusahaan. CIO disertakan dalam kelompok eksekutif  yang mengarahkan perusahaan mencapai tujuannya. Salah satu aktivitas kunci kelompok ini adalah perencanaan strategis.
3.    Bidang fungsional. Jasa informasi disertakan sebagai suatu bidang fungsional utama, dan setiap bidang bersama-sama mengembangkan rencana-rencana strategis yang mendukung rencana-rencana strategis yang mendukung rencana strategis perusahaan. Salah satu dari rencana fungsional ini adalah rencana strategis sumber daya informasi, yang dipersiapkan oleh jasa informasi bekerja sama dengan bidang fungsional lain.
4. Sumber Daya Informasi. Rencana strategis sumber daya informasi menggambarkan bagaimana semua sumber daya informasi diperoleh dan dikelola. Sebagian sumber daya ini dipusatkan dalam jasa informasi, dansebagian didistribusikan di seluruh perusahaan dalam area pemakai.
5.Pemakai data dan informasi mengalir antara sumber daya informasi dan para pemakainya

SUMBER : BUKU MACLEOD SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BAB II
http://dahlanrais.blogspot.co.id/2015/05/menggunakan-teknologi-informasi-untuk.html
Menggunakan Teknologi Informasi dalam menjalankan perdangangam elektronik (E-Commerce)

Perdagangan elektronik,yang disebut juga dengan e-commerce adalah penggunaan jaringan komunikasi dan teknologi komputer sebagai medianya untuk melaksanakan proses bisnis.Beberapa orang terkadang mendefinisikan perdagangan elektronik dengan sangat sempit.Definisi sempit yang mereka berikan hanya meliputi transaksi-transaksi bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dan pemasok,yang menghubungkan komputer mereka masing-masing melalui internet.Definisi yang sempit seperti ini mengartikan bahwa hanya transaksi-transaksi yang melintasi batas perusahaan saja yang dapat dikasiikasikan sebagai e-commerce.Jika suatu transaksi tetap berada di dalam batas perusahaan,orang-orang ini akan menyebutnya sebagai transaksi bisnis elektronik.Membatasi transaksi internal versus eksternal sebagai bisnis elektronik atau perdagangan elektronik tidak akan menawarkan banyak bantuan,karena kebanyakan orang menganggap bisnis elektronik dan perdagangan elektronik sebagai satu hal yang sama.
Kita akan melihat pandangan luas e-comerce,yaitu bahwa e-commerce dapat memfasilitasi operasi internal maupun eksternal perusahaan.Dengan pandangan ini istilah bisnis elektronik dan perdagangan elektronik akan sama.Banyak operasi perusahaan adalah internal—dilaksanakan di dalam batas perusahaan oleh bidang bisnis keuangan,sumber daya manusia,layanan informasi,produksi,pemasaran,dan lain-lain.Bisnis telah mengalami penyebaran secara fisik engan pabrik yang berlokasi diberbagai daerah,ataubahkan di berbagai negara.Bidang bisnis itu sendiri juga bertindak sebagai pemasok atau pelanggan ke bidang-bidang organisas yang lain.dalam definisi luas kita ini,suatu transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan,sistem berbasis komputer,dan antarmuka(interface) sebuah browser Web akan memenuhi persyaratan dapat disebut sebagai perdagangan elektronik (e-commerce)
E-Commerce di Luar Batas Perusahaan
Akan bermanfaat jika kita membedakan dua jenis e-commerce yang terjadi dengan entitas di luar batas perusahaan.E-commerce bisnis-ke konsume (busines-to-consumer—B2C) mengacu pada transaksi-transaksi yang terjadi antara sebuah bisnis dan konsumen akhir produk;e-commrce bisnis-ke-bisnis (business-to-business—B2B) mengacu pada transaksi antarbisnis dimana tidak ada pihak yang menjadi konsumen akhir.Sebagai contoh,dalam rantai distribusi dari produsen ke distributor ke toko eceran e konsumen,sluruh transaksi dari satu entitas ke entitas yang lain  adalah B2B sampai transaksi terjadi antara toko eceran dengan konsumen,yang merupakan transaksi B2C.
Transaksi B2B melibatkan jumlah orang yang relatif sedikit,biasanya mereka yang berada di dalam kelompok layanan informasi dari perusahaan yang tepengaruh.orang-orang yang terlibat dalam transaksi B2B biasanya sangat terlatih dalam penggunaan sistem informasi dan mengenal proses bisnis yang terpengaruh ole transaksi tersebut.Karena transaksi tejadi antarbisnis,jumlah transaksi B2B dapat relatif kecil tetapi dengan nilai yang cukup tinggi.Satu transaksi antara sebuah produsen dn distributor dapat menyangkut ribuan unit produk dan nilai jutaan dolar.
Transaksi B2C membutuhkan perbedaan desain yang mendasar.Konsumen mungkin tidak memiliki keahlian dalam bidang teknologi informasi,sehingga situs web harus memberikan instruksi dan bantuan.Jika konsumen berkomunikasi dengan bisnis melalui koneksi telepon yang lambat,jumlah gambar yang ditampilkan mungkin perli dikurangi.Cara pembayaran perlu dibuat dalam sistem B2C(sistem B2B mendapatkan informasi pembayaran dalam sistem yang terpisah dari sistem perdagangan elektronik).Semua perbedaan ini digabungkan sehingga mensyaratkan situs B2C`memiliki waktu download yang cepat,instruksi untuk navigasi situs,kereta belanja yang dapat di isi dan dikurangi sebelum pebelian aktual dan metode utuk menyimpan profil pengguna (alamat,nomor kartu kredit,dan semacamnya).
Layanan informasi memainkan peran penting dalam mengubah hubungan perusahaan dengan lingkungannya.Di masa lalu,konsumen bukan merupakan perhatian utama dari layanan informasi;namun,konsumen menjadi semakin penting artinya dan akan menjadi fokus utama bagi sebagian besar perusahaan di masa mendatang.Seluruh antarmuka transaksi dari konsumen hingga pemasok hingga pemerintah dan pihak lainnya terkena dampak dari diterimanya e-commerce secara luas.
Manfaat-manfaat yang diharapkan dari E-commerce
            Perusahaan melaksanakan e-commerce untuk dapat mencapai perbaikan organisasi secara keseluruhan.Perbaikan-perbaikan ini diharapkan merupakan hasil dari tiga manfaat utama:
·         Perbaikan layanan pelanggan sebelum,selama,dan setelah penjualan
·         Perbaikan hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan
·         Peningkatan imbal hasil ekonomis atas pemegang saham dan investasi pemilik
Kendala-kendala E-commerce
Dalam menerapkan e-commerce tentu ada kendala-kendala yang biasanya ditemui,yaitu antara lain:
·         Biaya-biaya yang tinggi
·         Kekhawatiran akan masalah keamanan (akses  data/informasi yang bersifat personal)
·         Peranti lunak yang belum mapan atau belum tersedia
Ruang lingkup E-commerce
       E-commerce bersifat dinamis dan ruang lingkup pengaruhnya dapat berubah dalam waktu hanya beberapa bulan.E-commerce telah mencapai tingkat pertumbuhan tahunan lebih dari 15 persen setiap tahunnya selama beberapa tahun terakhir.Tingkat pertumbuhan ini dapat mengalami perlambatan pada waktu tertentu,tetapi kemungkinan akan terus berlanjut selama beberapa tahun mendatang.
Jalan menuju E-Commerce
       Ketika sebuah perusahaan merasa baha manfaat yang diharapkan lebih bsar daripada biaya dan memutuskan untuk mengiplementasikan e-commerce,perusahaan tesebut menyadari baha implementasi yang akan dilakukan bisa bjadi merupakan suatu pekerjaan yang besar.Rencana bisnis strategis akan membakukan komitmen untuk menggunakan e-commerce guna meraih keunggulan komptitif.Perusahaan pertama-tama harus memperoleh kecerdasan bisnis sehingga perusahaan tersebut akan dapat memahami peranan potensial yang akan dimainkan oleh masing-masing unsur lingkungan.
Inteligensi Bisnis (Business Intelligence)
       Melaksanakan e-commerce bukanlah suatu keputusan yang diambil tanpa pertama-tama meraih pengetahuan terlebih dahulu tentang perusahaan dan hubungannya dengan para pelanggan,pesaing,pemasok,dan pihak-pihhak eksternal lainnya.Inteligensi bisnis (business intelligence—BI) adalah aktivitas pengumpulan informasi meengenai unsur-unsur di dalam lingkungan yang berinteraksi dengan perusahaan.
Basis Data Eksternal
       Perusahaan tidak harus mengumpulkan informasi lingkungannya sendiri.Tersedia sejumlah basis data komersial penting yang memberikan informasi mengenai hampir semua subjek.LEXIS-NEXIS memberikan informasi hukum,keuangan dan pemerintah dari berbagai macam sumber.Untuk sejumlah biaya perusahaan tersebut akan memberikan analisis atas informasi yang diminta.DowJones.com menawarkan berbagai jenis informasi mengenai masalah-masalah keuangan.Perusahaan menggunakan berbagai basis data seperti diatas untuk mendapatkan kecerdasan bisnis karena ia lebih cepat dan lebih murah daripada meneliti beragam jenis suber informasi.
       Perusahaan menjadi semakin condong untuik melakukan pencarian eksternal sendiri untuk kecerdasan pasar.Pencarian eksternal telah dibantu oleh adanya fakta bahwa semakin banhyak perusahaan memberikan informasinya sendiri di Web.Mesin-mesin pencari adalah cara yang paling populer bagi seseorang untuk mendapatkan informasi yang tersedia di Web.
Mesin Pencari
       Suatu mesin pencari (search engine) adalah suatu program komputer khusus yang menanyakan satu kata atau kelompok kata kepada pengguna untuk dicari.Program ini kemudian mencari isi situs-situs Web di Internet untuk melihat apakah kata atau kata-kata tersebut tedapat di situs-situs web tersebut.Sebagai contoh,kita mungkin menggunakan mesin pencari untuk menemukan ketersediaan sebuah kamar hotel.
Strategi E-Commerce dan Sistem Interorganisasional
       Kita telah mengetahui bagaiman perusahaan dapat membuat hubungan elektronik dengan perusahaan lain untuk menciptakan suatu sistem interorganisasional (interorganisasional system—IOS) sehingga semua perusahaan bekerja bersama sebagai semua unit yang terkoordinasi,meraih manfaat yang tidak dapat diraih oleh setiap perusahaan.E-Commerce merupakan suatu hal yang fundameental bagi sistem interorganisasional.Pertukaran sejumlah besar data secara cepat dan aman merupakan hal yang kritis untuk mendukung transaksi-transaksi organisasi yang menggunakan teknologi informasi untuk bersaing.
Manfaat IOS
       Sekutu dagang dapat memasuki suatu kerja sama IOS dengan harapan akan dapat merealisasikan  dua manfaat penting: efisiensi komparati dan kekuatan penawaran.
Efisiensi Komparatif, dengan bergabung dalam IOS,para sekutu dagang dapat memproduksi barang dan jasa dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi dan,selanjutnya,memberikan barang dan jasa dengan biaya yang lebih rendah kepada para pelanggannya.Hal ini memberikan para sekutu di dalam IOS keunggulan harga di atas para pesaingnya
·         Efisiensi Internal terdori atas perbaikan dalam operasi-operasi perusahaan itu sendiri,sehingga memungkinkan perusahaan mengumpilkan dan menganalisis data dengan cepat dan mengambil keputusan dengan car yang lebih cepat lagi.
·         Efisiensi interorganisasional meliputi perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain.Perbaikan ini memungkinkan perusahaan menawarkan lebih banyak produk dan jasa,melayani lebih banyak pelanggan,memindahkan pekerjaan-pekerjaan tertentu kepada pemasok dan pelanggan,dan mengumpulkan data lingkungan dengan lebih mudah.
Kekuatan Penawaran kemampuan sebuah perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan para pemasok dan pelanggannya demi keuntungan perusahaan itu sendiri disebut kekuatan penawaran (bargaining power).Kekuatan ini diambil dari tiga area dasar : dengan menawarkan fitur-fitur produk yang unik,dengan mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan penelitian,serta meningkatkan biaya perpindahan.
Penambahan Persediaan oleh vendor adalah satu jenis IOS khusus dimana pelanggan memberikan cukup kepercayaan bagi pemasok untuk mengizinkannya mengakses sistem persediaan berbasis komputer yang dimilikinya.Pemasok dapat memulai proses penambahan dengan secara elektronik memonitor tingkat persediaan perusahaan.Hal ini mengharuskan perusahaan memberikan akses basis data kepada pemasok.Sebagai perlindungan,perusahaan dapat membuat salinan dari bagian-bagian basis data yang tidak begitu sensitif dan memberikan pemasok akses hanya untuk salinan tersebut saja,bukannya keseluruhan sistem basis data perusahaan.
EDI
      EDI terdiri atas transmisi data langsung komputer-ke-komputer dalam suatu format struktur yang dapat dibaca oleh mesin.meskipun EDI merupakan teknologi yang lebih lama,iatetap penting karena memfasilitasi sebagian besar mayoritas perdagangan B2B.Transmisi memungkinkan data dapat dipindahkan dan diterima tanpa harus mengetik ulang.EDI adalah implementasi dominan dari suatu IOS.Lebih dari dua pertigae-commerce dilaksanakan dengan menggunakan EDI,jika dibandingkan dengan alternatif-alternatif IOS lainnya EDI relatif lebih mahal dan merepotkan daripada sistem komunikasi IOS yang lebih baru,namun walaupun begitu EDI  tetap merupakan metode yang terdepan.
Ekstranet
      Ekstranet (extranets) adalah cara lain dari membuat suatu IOS.Cara ini memungkinkan dibaginya informasi berbasis komputer yang sensitif dengan perusahaan lain dengan menggunakan teknologi informasi yang pada umumnya dihubungkan dengan internet.Perusahaan menggunakan ekstranet melalui kolaborasi dengan pemasok-pemasok dan pelangan-pelanggan besar yang telah dipercaya.Keamanan dan privasi mndapat perhatian yang serius,sehingga ekstranet biasanya diamankan di balik suatu firewall.
      Ekstranet memungkinkan jenis pertukaran data yang sama dengan EDI namun juga menerapkan protokol-protokol umum dan jaringan komunikasi internet sehingga perusahaan tidak perlu mempergunakan peranti lunak dan peranti keras komunikasi yang lebih mahalb terkait dengan EDI.Biaya peralatan untuk mebuat EDI bisa jadi lebih besar daripada yang bersedia dibayarkan oleh perusahaan tersebut.Bagi perusahaan yang menginginkan biaya rendah dan masih memiliki kecepatan internet,ekstranet dapay menjadi solusi yang tepat.Ekstranet menggunakan internet untuk komunikasi dan browser standar Web untuk menavigasi situs dan bertukar data.Metode-metode enkripsi yang menjaga kerahasiaan pesan juga sangatlah aman dan mudah untuk digunakan.
Pengaruh Penerapan
·         Tekanan kompetitif,ketika perusahaan berada di dalam suatu posisi yag buruk terhadap para pesaingnya atau ketika asosiasi indutri atau perdagangan memberikn tekanan yang kuat,perusahaan akan menerapkan IOS,seperti EDI,dengan cara yang reaktif.
·         Penggunaan Kekuasaan,ketika sebuah perusahaan dapat memaksakan kekuasaannya atas anggota yang lain,ia akan proaktif dalam penggunan IOS.
·         Kebutuhan Internal,ketika perusahaan sadar bahwa partisipasi dalam IOS merupakan salah satu cara dalam meningkatkan operasinya,perusahaan tersebut akan melakukan pendekatan atas IOS dengan cara yang proaktif.
·         Dukungan manajemen puncak,Tanpa melihat apakah perusahaan tersebut bertindak dengan  cara yang proaktif maupun reaktif,dukungan manajemen puncak selalu akan memengaruhi keputusan.
Manfaat-manfaat Tidak Langsung IOS
·         Mengurangi kesalahan
·         Menurunkan biaya
·         Meningkatkan efisiensi operasional
·         Meningkatkan kemampuan untuk nersaing
·         Memperbaiki hubungan dengan sekutu dagang
·         Memperbaiki layanan pelanggan
Strategi B2C untuk E-Commerce
            Nilai uang e-commerce B2B membuat nilai uang e-commerce B2C terlihat begitu kecil.Hanya sekitar 6 persen dari nilai e-commerce dihasilkan oleh B2C.Jadi,meengapa memahami strategi bisnis untuk e-commerce B2C menjadi begitu penting? Dua alasan adalah karena semakin banyaknya jumlah produkk dan jasa yang tersedia untuk pengiriman digital dan semakin banyaknya pelanggan yang mampu mengatasi keengganan mereka untuk melakukan pembelian menggunakan Web.Kecepatan komunikasi yang lebih cepat bagi komputer-komputer rumahan juga telah mebuat pengiriman produk-produk digital menjadi lebih praktis.Kekhawatiran akan pencurian informasi,seperti informasi kartu kredit,telah digantikan dengan penerimaan
Produk-produk Digital
            Beberapa produk dan jasa`tertentu dapat dikirimkan kepada pelanggan melalui internet.Dunia hiburan telah menjadi salah satu produk awal yang mengambil manfaat dari internet.Contohnya seperti lagu,album,film dan prodduk-produk serupa dapat dibeli melalui situs-situs web seperti Sony (www.Sony.com). Jasa-jasa juga dapat dikirimkan melalui internet,contohnya seperti Lending Tree  (www.lendingtree.com) memungkinkan para penggunanya mendapatkan hipotek dan melakukan pendanaan kembali rumah mereka melalui internet.Satu perbedaan utama antara pembelian produk-produk digital dengan produk fisik melalui web bahwa produk digital dapat digunakan langsung begitu selesai di-download.Perbedaan lainnya adalah bahwa produk itu akan deengan seendirinya berpindah ke aset pembelinya.
Produk-produk Fisik
            Barang-barang fisik tidak dapat dikonsumsi melalui web:sebagai gantinya harus dikirikan ke pelanggan.Untuk itu adanya perusahaan-perusahaan pengiriman barang/surat seperti FedEx dan UPS telah secara langsung membantu e-commerce eceran.Perusahaan ini memberikan sejumlah metode pengiriman alternati dengan harga yang berbeda-beda.
Penjualan Maya Versus Campuran
            Penjualan Maya (virtual sales) adalah penjualan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang Tidak mngoperasikan tempat berjualan fisik atau dapat dikatakan sebagai penjualan online.Dengan penjualan maya,tidak ada toko dimana pelanggan dapat masuk membeli produk.Penjualan Campuran (hybrid sales) terjadi ketika perusahaan memiliki tempat berjualan secara fisik dan situs Web dimana pelanggan dapat membeli produk.Kedua strategi penjualan eceran ini perlu menginformasikan biaya dan fitur produk kepada pelanggan,mengatur pembayaran pelanggan,dan menghasilkan pengiriman produk
Pemerintahan Elektronik
Pemerintah juga dapat mengambil manfaat dari e-commerce.Contoh nyata yang dapat kita lihat seperti pada Polk Country di Florida.Kantor pajak polk Country ini menggunakan layanan online untuk melelang sertifikat pajak bumi dan bangunan pada tahun 2005.Dengan penjualan sertifikat secara online.Polk Country dapat melelang sekitar 15.460 sertifikat,dan Ini memberikan lebih dari $12 juta bagi pendapatan daerah.E-commerce dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah sama halnya seperti organisasi publik dan swasta.
Langkah E-Commerce Berikutnya
Tantangan bagi e-commerce lebih dari sekedar jenis barang yang ditawarkan:ia adalah teknologi dibalik perdagangan.Banyak pelanggan merassa lebih nyaman menggunakan telpon seluler daripada menggunakan keyboardkomputer.Kalangan pebisnis selalu mencari koneksi nirkabel dimanapun tersedia layanan telpon seluler.
Perdagangan Bergerak
Perdagangan bergerak (mobile commerce atau m-commerce) adalah penggunaan telpon seluler dan asisten digital pribadi (personal digital assistant—PDA) untuk melakukan e-commerce nirkabel.Aplikasi-aplikasi awal m-commerce meliputi layanan berita,transaksi/pengumuman informasi keuangan,dan perbankan,dan pembelian tiket bioskop.
Nirkabel Berkelas Bisnis di Semua Tempat
Sekarang hampir di semua tempat kita dapat menemui jaringan nirkabel/hotspot untuk koneksi internet.Hot spot internet nirkabel cukup memadai untuk penggunaan web untuk umum maupun pribadi.Hotspot biasanya diciptakan dengan menggunakan suatu koneksi kabel(untuk kecepatan komunikasi yang tinngi) dan kemudian dipancarkan melalui sebuah poin akses nirkabel ke suatu wilayah yang kuranglebih berjarak 100 meter dari poin akses tersebut.Komunikasi nirkabel yang kecepatannya cukup memadai melalui penyedia jasa komunikasi yang sama dengan telpon seluler akan memungkinkan terciptanya komputasi nirkabel berkelas bisnis hampir disemua tempat.
Menggunakan Internet
E-commerce tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya jaringan yang menghubungkan pelanggan dengan organisasi.Awal mula internet dapat ditarik balik hingga tahun 1969,ketika pemerintah AS mmbuat suatu jaringan yang disebut ARPANET.Usaha-usaha yang diawali ditahun 1989 mengarah pada apa yang kita kenal hari ini sebagai World Wide Web.
World Wide Web
World Wide Web yang disebut pula sebagai Web dan WWW,adalah informasi yang dapat diakses melalui internet dimana dokumen-dokumenhypermedia (file-file komputer) disimpan dan kemuian diambil dengan cara-cara yang menggunakan metode penentuan alamat yang unik.World Wide Web juga bisa dikatakan sebagai kumpulan komputer yang bertindak sebagai serverisi/kandungan yang menyipan dokumen-dokumen yang diformat untuk memungkinkan dilihatnya teks,grafik,dan audio sekaligus juga memungkinkan dibuatnya link dengan dokumen-dokumen lain dialam web.
Cyberspace dan Superhighway Informasi
Dua istilah lain yang juga dikaitkan dengan internet dan web—cyberspace dan superhighway (jalan bebas hambatan super) informasi.Istilahcyberspace diperkenalkan oleh William Gibson pada tahun 1984 untuk menggambarkan suatu masyarakat yang telah menjadi budak teknologi.Kini,cyberspace berarti dunia internet dan World Wide Web.Istilahsuperhighway informasi digunakan dalam konteks yang sama,tetapi tidak ada suatu kesepakatan penuh mengenai dampak akhirnya pada masyarakat.Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu kekuatan positif yang memberikan akses atas sejumlah informasi yang terdapat dalam masyarakat modern kita.Pengguna yang menggunakan superhighway informasi memerlukan sebuah komputer sama halnya seperti seorang pengguna jalan bebas hambatan yang membutuhkan sebua kenaraan.Keduanya akan melibatkan biaya pelatihan dan menawarkan sejumlah keuntungan.
Standar Internet
Salah satu alasan utama mengapa Internet dan Web telah diterima dengan tangan terbuka oleh para pengguna komputer diseluruh dunia adalah karena keduanya bekerja sama sebagai suatu sistem tunggal yang dapat digunakan dari platform komputer apapun.Seorang pengguna dengan PC Dell atau workstation Sun dapat mengambil halaman Web yang sama seperti seorang pengguna dengan PowerBook Apple.Agar hal ini mungkin dilakukan,setiap orang yang memberikan kontribusi pada internet dan arsitektur web harus mengikuti aturan-aturan yang sama dan standar yang telah ditentukan.
Aplikasi Bisnis Internet
Secara sederhana,internet dapat digunakam untuk setiap aplikasi bisnis yang melibatkan komunikasi data,termasuk komunikasi di dalam perusahaan maupun dengan lingkungan.Pertumbuhan jumlah situs internet yang fenomenal telah menjadikan internet sebagai sumber informasi yang tidak dapat diabaikan.Semua area perusahaan dapat menggunakan internet,tetapi satu area yang  penting adalah manajemen rantai pasokan.Khususnya,manajemen rantai pasokan untuk penyedia layanan kesehatan mendapat perhatian khusus karena cepatnya kenaikan biaya untuk jasa-jasa medis.Aplikasi ritel juga penting dan menjadi satu tandingan yang baik bagi contoh B2B pada manajemen rantai pasokan.
Saran-saran Keberhasilan Penggunaan Internet
ü  Pastikan situs Web anda kuat
ü  Pastikan browser  dan struktur basis data anda fleksibel maupun intuitif
ü  Menekankan isi
ü  Sering diperbarui
ü  Melihat di luar pelanggan
ü  Tunjukkan isi pada kebutuhan spesifik pengguna
ü  Menjadikan internet intuitif
ü  Berada di lokasi web yang tepat
ü  Ciptakan rasa kebersamaan dengan pengguna
ü  Carilah bantuan jika anda membutuhkannya

SUMBER :

http://haizaazrina.blogspot.co.id/2013/06/menggunakan-teknologi-informasi-dalam.html